tong kosong nyaring bunyinya

Entries tagged as ‘ilmu’

marhaban ya ramadhan

30 Agustus 08 · & Komentar

Dari Jabir bin Abdillah radhiyaLlahu’anhuma:

أن النبي صلى الله عليه وسلم رَقَى المِنبر فَلما رَقَى الدَّرجة الأُولى قال : ( آمِين ) ثُم رَقى الثَانية فَقال : ( آمِينَ ) ثُم رَقى الثَالثة فَقال : ( آمِينَ ) فقالوا : يا رسول الله سَمعنَاك تَقولُ : ( آمينَ ثَلاث مَرات ؟)   قال : ( لَما رَقيتُالدَّرجةَ الأُولى جَاءِني جِبريلُ صلى الله عليه وسلم فَقال : شَقي عَبدٌ أَدركَ رمضان فانسَلخَ مِنهُ ولَم يُغفَر لَه فَقلتُ : آمِينَ ، ثُم قَال شَقي عَبدٌ أَدرك والدَيهِ أَو أَحدَهُما فَلم يُدخِلاهُ الجنَّةَ . فَقلتُ : آمينَ . ثُم قَال شَقي عَبدٌ ذُكرتَ عِندهُ ولَم يُصلِ عَليك . فَقلتُ : آمينَ

[Nabi ShallaLlahu 'alayhi wa sallam naik ke atas mimbar, kemudian berkata, "amiin, amiin, amiin". Para Sahabat bertanya, "kenapa engkau berkata amiin, amiin, amiin, Ya RasuluLlah?" Nabi ShallaLlahu 'alayhi wa sallam menjawab, "ketika aku berada di atas mimbar, malaikat Jibril mendatangiku dan berkata, 'celaka orang yang masuk bulan ramadhan tetapi ketika keluar dari bulan ramadhan tidak diampuni dosanya oleh Allah', maka aku berkata, 'amiin', kemudian Jibril berkata lagi, 'celaka orang yang mendapatkan kedua orang tuanya atau salah satu dari keduanya tapi tidak memasukkan keduanya ke surga', maka aku berkata, 'amiin', kemudian Jibril berkata lagi, 'celaka orang yang ketika disebut namamu namun tidak bershalawat kepadamu', maka aku berkata, 'amiin'."] (diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dalam adabul mufrod dan dishahihkan li ghoyrihi oleh Al-bani dalam adabul mufrod no. 644, diriwayatkan pula, melalui jalur yang berbeda, oleh Bazzar 10/165 dalam Majma’uz Zawahid dan Hakim 4/153, dan diriwayatkan pula dengan matan yang mirip oleh Baihaqi 4/204, Ibnu Khuzaimah 3/192, dan Imam Ahmad 2/246)  

dan karena saya ingin ketika keluar dari ramadhan dalam keadaan dimaafkan oleh Allah subhaanahu wa ta’ala, tapi bagaimana dapat dimaafkan bila masih punya kesalahan terhadap sesama makhluk? (lengkapanya baca di sini), oleh karena itu saya mohon maaf atas kesalahan. semoga kita semua dapat menjalani ramadhan ini dengan sebaik-baiknya. 

note:

hadits di atas adalah hadits shahih tidak seperti hadits yang belakangan beredar yang berbunyi, “Do’a Malaikat Zibril Menjelang Ramadhan ” “Ya Allah tolong abaikan puasa ummat Muhammad, apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan dia tidak melakukan hal-hal yang berikut: * Tidak memohon maaf terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya (jika masih ada); * Tidak berma’afan terlebih dahulu antara suami istri; * Tidak berma’afan terlebih dahulu dengan orang-orang sekitarnya. Maka Rasulullah pun mengatakan Amiin sebanyak 3 kali.” Hadits ini adalah hadits yang tidak jelas riwayatnya. palsu? wallahu a’lam, mudah2an dalam waktu dekat dapat terjawab. amiin.

ramadhan, let’s roll :smile:

oh iya, insyaAllah nanti sore saya akan mengikuti ru’yatul hilal di masjid Long Gang, Chung Li [update : 21.00] tadi terlambat, sampai mesjid pas sudah mulai sholat maghrib :oops: akhirnya cuma bisa nanya ke Imam mesjid. hasilnya, istikmal sehingga shoum dimulai hari senin.

Kategori: serius
Ditandai: , , ,

tentang niat

14 Agustus 08 · Tinggalkan sebuah Komentar

عن عمر رضي الله عنه قال : سمعت رسول الله صلى الله عليه و سلم يقول

إنما الأعمال بالنيات وإنما لكل امرئ مانوى فمن كانت هجرته إلى الله ورسوله فهجرته إلى الله و رسوله ومن كانت هجرته لدنيا يصيبها أوامرأة ينكحها فهجرته إلى ماهاجرإليه

رواه البخاري و مسلم

walau sudah bertahun-tahun familiar dengan hadits ini, tapi gara2 ikutan summer camp jadi lebih tau betapa dasyhatnya hadits ini. pas penutupan summer camp setiap peserta dikasih satu set buku, nah salah satu judul bukunya adalah mukhtashar jaami’ al-’uluum wa al-hikam*. dalam buku ini, hadits “innama al-a’maalu bi an-niyaat” ini dibahas paling awal. mengenai dasyhatnya (baca: pentingnya) hadits ini, yang dikutip buku ini bukan ucapan ulama sembarang ulama. tidak tanggung-tanggung, imam Asy-syafi’i dan imam Ahmad bin Hambal, rahimahuLlahu ‘anhuma.  

Imam Asy-syafi’i berkata:

hadits ini adalah sepertiga ilmu dan termasuk ke dalam 70 bagian dari fiqh

Imam Ahmad bin Hambal berkata:

dasar-dasar Islam terdapat dalam tiga hadits: hadits Umar [innama al-a'maalu bi an-niyaat : sesungguhnya amal perbuatan itu tergantung pada niatnya], hadits ‘Aisyah [man ahdatsa fii amrinaa hadzaa maa laysa minhu fahuwa roddun : barang siapa yang mengada-ngada dalam urusan kami (ibadah) tanpa adanya tuntunan maka akan tertolaklah (amalannya)], dan hadits An-nu’maan bin Basyiir [al-halaalu bayyinun wa al-haroomu bayyinun : (sesungguhnya) yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas]

(mu)dah(-mudahan) semakin paham, tinggal dipraktekkan aja kan. as simple as that.

*

Kategori: serius
Ditandai: ,