tong kosong nyaring bunyinya

Entries tagged as ‘a little bit 中文’

goodbye, selamat tinggal

20 Januari 09 · & Komentar

dikutip dari email mr. Ch :

Petang ini, saat hendak pulang ke hsin shi dormitory, ada suatu keinginan seperti biasa untuk jajan….
tentu saja jajanan favorit saya donat dan roti goreng. setiba disana saya langsung berbicara kepada penjual,

mr. ch: satu donat dan satu roti goreng….
penjual: pake kresek ga?
mr. ch: ga usah deh. berapa?
penjual: 20 NT.
mr. ch: ini uangnya.
penjual: terima kasih
mr. ch: terima kasih juga…..

terus di wajan aku melihat dia sedang goreng2 produk baru rupanya, dengan semangat nya aku bertanya:

mr. ch: itu apa?
penjual: ooo itu …(ga jelas dan ga ngerti maksudnya)
mr. ch: didalamnya berisi apa?
penjual: kao zhu rou….
mr. ch: apa?
penjual: kao zhu rou…
mr. ch: ooooo

lantas aku tinggal pergi aja….dan berpikir mungkin memang saya ga boleh jajan donat lagi hehehehe….
dan roti gorengnya…..
Dan akhirnya hari ini adalah hari terakhirku jajan donat dan roti goreng……….
selamat tinggal donat selamat tinggal roti goreng…..dan satu lagi yang kelupaan…..selamat tinggal zhong you bin…….”

yah, terpaksa mengucapkan good bye, selamat tinggal juga :cry: setelah beberapa bulan menikmati. tapi memang tidak ada yang abadi :sad:

sekalian mengucapkan selamat tinggal juga kepada milis wi. ku sudah berjanji, bila terjadi lagi maka harus mengundurkan diri. kayaknya mc aja saling nge-dish :shock: gak terlalu kaget sih tapi tetap aja (orang betawi bilang) empet alias gocap tambah gocap :grin:

selamat tinggal juga buat kaka. eh, gak jadi pergi ya? :smile:  ti amo lah kaka, hehe. jadi ganti deh, selamat tinggal buat syeikh, cari aja orang lain ya :wink:

selamat tinggal juga buat my ride. havent really decided about it yet, actually. wish someone gonna pimp it. mtv, please pimp my ride! or …..

Kategori: remaja
Ditandai: , , ,

bablas!

22 Desember 08 · & Komentar

bablas #1: (so close bablas)
rencana kumpul di stasiun naik jam setengah delapan. soalnya mau naik tze chiang (自強) jam 07.40 ke taichung (台中). tapi baru komplit ngumpulnya pas 7.40, alhasil ketika berlari di peron sang kereta dengan sukses meninggalkan kami :sad:

bablas #2: (so far bablas)
sampai di taichung langsung pesan tiket pulang. jam setengah empat dengan harapan muktamar kmit-nya tidak berlangsung lama. ternyata muktamar baru selesai nyaris jam empat pas azan ashar berkumandang. bablas. so pasti. keretanya udah ke mana kitanya masih di mana :cry:

bablas #3: (super bablas)
turun dari taksi jam menunjukkan hampir setengah lima. ternyata di stasiun ada tze chiang yang akan berangkat. dengan semangat 45 terbirit-birit mencoba memburu waktu. ternyata, pintu masuk sudah ditutup dan pluit tanda keberangkatan sudah dibunyikan. oh, no. but hey wait, pintu ternyata masih bisa dibuka dan kami berlima buru2 loncat masuk ke dalam kereta. alhamdulillah. walau duduk di sambungan gerbong seenggak2nya bisa cepat sampai di chungli (中壢) daripada harus menunggu kereta berikutnya. well, nothing last forever. ketika pemeriksaan tiket, sang petugas setelah melihat tiket kami bilang kereta ini tidak berhenti di chungli atau stasiun manapun. ekspress ke taipei (臺北) :shock: dan ketika kereta dengan kecepatan tinggi melewati stasiun chungli, itu berarti kurang lebih satu setengah jam lagi kami baru sampai di chungli :lol:

note:
1) tze chiang (自強) adalah salah satu jenis kereta yang beroperasi di taiwan. berikut jenis2 kereta: local (區間車), fu hsing (復興), chu kuang (莒光), tze chuang (自強), dan hsr (high speed railway = 高鐵) 2)kmit = keluarga muslim indonesia taiwan. adalah organisasi yang memayungi organisasi2 muslim indonesia di taiwan; mtyt, fosmit, imit, fkbwwt, iwamit, dan formmit. selamat bekerja buat presiden kmit yang baru, mas taufik :smile:

Kategori: segala umur
Ditandai: , , ,

warung b201 tutup!!

27 Oktober 08 · Tinggalkan sebuah Komentar

is it the end of The Fellowship of The Wok? :shock: :???:

sudah 10 harian lebih warung b201 tutup :sad: bermula dari beberapa hari sebelumnya, seorang chef dipergoki oleh laoshi,  老師 (weks, nyari istilah padanan dalam bahasa indonesianya apa ya?) ketika sedang beraksi. I think actually they knew what we usually did but tried to shut their eyes, ears, and noses (secara bau gitu loh, jadi ya harus nutup hidung) like their fellas in old dorm. tapi ketika masak-memasak menjadi agak semakin ‘vulgar’, susah bagi mereka untuk tidak mengindahkan laporan. so basically, we got busted :cry:

dan hari berikutnya, setelah hari itu dipenuhi dengan rumor2, datang telpon dari office of international affair. dan kebetulan i was the one who accepted the call, damn! cuma bisa jawab, yes, yes, yes. then the chefs had a meeting to solve it. diputuskan melobi laoshi agar diperbolehkan tetap memakai ‘peralatan perang’ sendiri di ‘dapur’ (it’s not even a kitchen for God’s sake :roll: ). dan kemudian yang terjadi adalah kesalahpahaman. setelah mas chipta, selaku chief of chef,  maju dan bernegoisasi dengan laoshi hasilnya adalah minta kita menghadap ke office of international affair.

dan setelah tertunda dua hari, majulah diri ini ke office of international affair (oia). penuh dengan harapan kalo oia akan lebih mengerti kebutuhan kami :lol: ternyata, eh ternyata, disuruh ke oia gara2 laoshi’s lack of english and he find it difficult to explain jadinya minta tolong ke oia kalo kegiatan kami ilegal berat bak pki di indonesia. bukan hanya memperjelas larangan namun juga dioleh2in daftar hal2 yang terlarang beserta konsekuensinya :oops: jadilah diputuskan untuk membubarkan para chef dan mengembalikan ke kantong himpunan masing2 (loh, opo iki?).

and it has been 10 days since, coba masak pake rice cooker (dengan sembunyi2), pake microwave (i even googling how to cook using microwave), makan di vegetarian (kalo buat sekali2 masih ok, tp buat terus2an? ). finally enough is enough. please, i want to cook again and eat my own cooking. at the moment, jalan yang ada adalah mudah2an mas wetra dapat apartemen baru yang ada dapurnya :smile: allahumma amin. can’t wait for the second episode, The Return of The Chef :grin: walau harus pindah warung :smile:

btw, laoshi asrama menyarankan kalo ngotot masak ya masak di depan asrama aja. huh? di tengah jalan? :shock: gak mikir apa dia? tapi kayaknya kalo udah ‘gila’ pengen juga sekali2 masak di depan asrama :mrgreen: itung2 shock therapy, hehehe, orang indonesia kok ditantangin :mrgreen:

Kategori: serius
Ditandai: , ,